August 21, 2014

Masalah Tesis Pembelajaran Konvensional

Masalah Tesis Pembelajaran Konvensional – Apabila kita lihat kasus dilapangan ternyata masih banyak guru lebih suka menerapkan model pembelajaran konvensional tersebut, sebab tidak memerlukan alat dan bahan praktek,cukup menjelaskan konsep-konsep yang ada pada buku ajar atau referensi lain.

Dalam hal ini sering muncul masalah dalam pembelajaran konvensional yaitu siswa tidak diajarkan strategi belajar yang dapat memahami bagaimana belajar, berpikir dan memotivasi diri sendiri. Masalah ini banyak dijumpai dalam Kegiatan Proses Belajar Mengajar di kelas, sehingga perlu menerapkan suatu strategi belajar yang dapat membantu siswa untuk memahami materi ajar dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari yang salah satunya adalah dengan mengubah pembelajaran. (Trianto, 2007)

Pembelajaran konvensional yang diterapkan ternyata masih kurang mencapai hasil pembelajaran yang maksimal karena mahasiswa hanya mendengarkan dan situasi ini akan menimbulkan kebosanan yang mana mereka merasa tidak dituntut untuk berfikir dan cenderung santai karena kurang berfikir kritis. Hal ini mengakibatkan rendahnya kemampuan mahasiswa dalam membuat asuhan keperawatan. Padahal pembelajaran Keperawatan Medikal Bedah menuntut kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor. Hal ini akan membawa dampak yang kurang baik jika mereka tidak menguasai betul seperti yang diharapkan, padahal dalam pembelajaran dilapangan yang dihadapi adalah manusia. Mahasiswa harus dapat memutuskan masalah keperawatan dan tindakan apa yang harus dilakukan dengan perawatan bio-psiko-sosial-spiritual yang mana perawatan yang diberikan bersifat holistik untuk pemenuhan kebutuhan dasar manusia. (Nursalam, 2006). Oleh karenanya penelitian yang baik harus bisa menyelesaikan masalah dalam tesis pembelajaran konvensional.

Incoming search terms:

Tesis Pembelajaran Konvensional | Kelebihan dan Kekurangan

Tesis Pembelajaran Konvensional – Ada beberapa kelebihan pendekatan konvensional di antaranya :

  1. menghemat waktu dan biaya karena cukup dengan alat-alat pembelajaran yang sederhana dan siswa dapat mempelajari materi yang cukup banyak,
  2. siswa dapat mengorganisasi pertanyaan- pertanyaan yang lebih baik dan bebas atas materi pelajaran yang diajarkan,
  3. siswa yang mempunyai kemampuan memahami materi lebih cepat dapat membantu temannya yang lambat sehingga tidak perlu menemukan konsep secara mandiri,
  4. guru lebih mudah memahami kemampuan dan karakteristik siswa.

Sedangkan kelemahan tesis pendekatan konvensional adalah :

  1. pengalaman siswa sangat bergantung pada pengetahuan dan pengalaman guru,
  2. guru aktif mentransfer pengetahuannya, sementara siswa hanya menerima pengetahuan dari guru,
  3. penyebaran kawasan intruksional tidak memungkinkan siswa untuk belajar aktif, apalagi mengalami proses pengkajian pada tingkat kebenaran yang mendalam.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran merupakan suatu strategi atau metode yang dipilih oleh guru untuk menyajikan materi pelajaran kepada siswa agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Pendekatan pembelajaran tersebut dapat berupa pendekatan kontekstual maupun pendekatan pembelajaran konvensional. Pendekatan pembelajaran kontekstual yaitu pendekatan pembelajaran memungkinkan guru mengaitkan content atau isi materi pelajaran dengan dunia nyata siswa dan memotivasi siswa untuk membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya di dalam kehidupan siswa baik sebagai anggota keluarga maupun masyarakat. Di samping itu, dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual memungkinkan pula siswa menguatkan, memperluas, dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan akademiknya dalam berbagai macam tatanan di sekolah dan luar sekolah agar dapat memecahkan masalah dunia nyata dan masalah-masalah yang disimulasikan. Sedangkan pendekatan pembelajaran konvensional yaitu pendekatan pembelajaran yang mengkobinasikan berbagai metode di antaranya metode ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas. Pendekatan tesis pembelajaran konvensional ini penerapannya dalam proses pembelajaran senantiasa berpusat pada guru.

Tag : Tesis Pembelajaran Konvensional

Incoming search terms: