April 17, 2014

Uji Validitas

Uji ValiditasDefinisi validitas tes atau validitas alat ukur adalah sejauh mana tes itu mengukur apa yang dimaksud untuk diukur. Jadi validitas tes pada dasarnya menunjuk kepada derajat fungsi mengukurnya suatu tes, atau derajat kecermatan ukurnya suatu tes. Untuk mengkaji validitas alat ukur, yaitu sejauh mana alat ukur itu mengukur apa yang dimaksudkan untuk diukur, secara konvensional, penelitian ini menggunakan aspek dari arah rekaan teoritis (construct) atribut yang diukur.

Menurut Riduwan (2004), pengujian validitas instrumen dengan menguji validitas konstruksi (construct validity), dapat digunakan pendapat dari ahli (judgment experts). Setelah instrumen dikonstruksi tentang aspek-aspek yang akan diukur dengan menggunakan teori tertentu, maka selanjutnya dikonsultasikan dengan para ahli dengan cara dimintai pendapatnya tentang instrumen yang telah disusun. Setelah data didapat dan ditabulasikan, maka pengujian validitas konstruksi dilakukan dengan analisis faktor, yaitu dengan mengkorelasikan antara skor item instrumen.

Untuk melakukan olah data statistik validitas alat ukur, terlebih dulu dicari harga korelasi antara bagian-bagian dari alat ukur secara keseluruhan dengan cara mengkorelasikan setiap butir alat ukur dengan skor total yang merupakan jumlah tiap skor butir, dengan rumus Pearson Product Moment (Riduwan, 2004):

Screen Shot 2013-06-07 at 00.48.03

 

Untuk mempercepat uji validitas dihitung dengan program SPSS. Uji signifikansi validitas dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung dengan r tabel.  Bagi butir pertanyaan yang tidak valid maka akan dikeluarkan dari daftar pertanyaan dan tidak digunakan pada analisis selanjutnya (Ghozali, 2005:45).

Incoming search terms:

Speak Your Mind

*

Current day month ye@r *